Pertemuan Hangat di Balai Kota: Kapolda Metro Jaya dan Gubernur Jakarta Perkuat Keamanan dan Pelayan

Jakarta, - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto bertemu dengan Gubernur Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta, Selasa (13/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama untuk menjaga keamanan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Kapolda didampingi Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Adex Yudiswan serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.
Pramono menyambut kedatangan Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jakarta dan kepolisian untuk menjaga keamanan serta mendukung berbagai kegiatan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Wujudkan Transparansi Kinerja, Polda Kalteng Gelar Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II Tahun 20260
- Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba0
- Satbrimob Polda Kalteng Padamkan Api Sekaligus Buka Akses Jalan di Km 36 Tjilik Riwut0
- Hari Minggu Tak Surutkan Semangat Personel Polda Kalteng Padamkan Karhutla Demi Masyarakat0
- Sisir Titik Panas di Km.39, Kapolda Kalteng Perkuat Strategi Sekat Api Cegah Meluasnya Karhutla0
Pramono juga menyinggung pengamanan pertandingan sepak bola Persija melawan Persib yang berlangsung aman dan lancar sebagai salah satu contoh kerja sama yang baik.
Selain keamanan, pertemuan tersebut membahas dukungan Pemprov Jakarta terhadap program Kapolri, termasuk rencana pembebasan biaya transportasi umum bagi pencari kerja melalui layanan Transjakarta, LRT, dan MRT. Dukungan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengakses peluang kerja.
Sementara itu, Komjen Pol. Dadang menegaskan bahwa menjaga keamanan Jakarta membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Salah satu perhatian yang dibahas ialah penanganan kawasan rawan peredaran narkoba.
Menurutnya, penanganan persoalan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Pemberdayaan warga juga diperlukan agar masyarakat dapat ikut menjaga lingkungan dan mencegah peredaran narkoba.
Melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Polda Metro Jaya turut mendorong kerja sama untuk membantu masyarakat memperoleh pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja.
Pertemuan tersebut juga membahas penataan kawasan permukiman yang membutuhkan perhatian agar lingkungan tempat tinggal warga menjadi lebih aman, nyaman, dan layak.
Di bidang pendidikan, kedua pihak menaruh perhatian pada pembentukan karakter anak sejak dini. Polisi diharapkan dapat berperan dalam memberikan edukasi di sekolah, mulai dari pencegahan perundungan, pembiasaan etika, kepatuhan terhadap aturan, hingga kesadaran menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Selain itu, Kapolda dan Gubernur membahas pemanfaatan kamera pengawas atau CCTV serta penguatan sistem keamanan di transportasi umum untuk mencegah tindak kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Komjen Pol. Dadang menegaskan, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan di Ibu Kota.
“Keamanan tidak bisa dibangun oleh polisi sendiri. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin memperkuat pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menyelesaika.
Melalui pertemuan tersebut, sinergi antara Polda Metro Jaya dan Pemprov Jakarta diharapkan semakin kuat, baik dalam menjaga keamanan maupun meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan bagi warga Ibu Kotan berbagai persoalan di Jakarta,” kata Kapolda.
(Red/Rezha LDD)










