Hari Minggu Tak Surutkan Semangat Personel Polda Kalteng Padamkan Karhutla Demi Masyarakat

Palangka Raya - Hari libur tak menjadi halangan. Di tengah hari Minggu, personel Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) tetap berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Salah satunya di Jl. Tjilik Riwut Km.39, belakang Sekolah Rakyat, Jl. D.A. Tawa, Jl. Hiu Putih Lanjutan dan Jl. Tanjung Taruna, Minggu (12/10/2026).
Dengan peralatan pemadam api dan di kelilingi kepulan asap, personel gabungan Polda Kalteng bahu-membahu melakukan pemadaman dan pembasahan di lahan gambut yang masih mengeluarkan bara api.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dansatbrimob Kombes Pol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.M., mengatakan, komitmen personel tidak mengenal hari libur ketika menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Sisir Titik Panas di Km.39, Kapolda Kalteng Perkuat Strategi Sekat Api Cegah Meluasnya Karhutla0
- Patroli Malam, Kabidpropam Polda Kalteng Pastikan Personel Siaga di Posko Karhutla0
- Cegah Pelanggaran Anggota, Sipropam Polres Raja Ampat Gelar Razia di Tempat Hiburan Malam0
- Secangkir Kopi dan Dukungan Psikologi, Cara Polda Kalteng Jaga Semangat Petugas Karhutla0
- Kapolda Kalteng Tegaskan Pengoptimalan Penyekatan Api, Cegah Meluasnya Karhutla di Banturung0
"Hari Minggu tak menyurutkan semangat personel kami di lapangan. Karhutla harus segera dipadamkan agar asap tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan anak-anak di Sekolah," tegas Dansatbrimob.
Kombes Dieno menjelaskan, penanganan Karhutla di lahan gambut memerlukan kerja ekstra karena api berada di bawah permukaan. Oleh karena itu, metode pembasahan dan pembuatan penyekat api terus dilakukan hingga benar-benar padam.
"Personel kami terus melakukan penyisiran titik panas dengan bantuan drone, kemudian dilanjutkan pemadaman manual. Ini demi kenyamanan masyarakat agar terhindar dari kabut asap," tambahnya.
Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat risiko kebakaran di musim kemarau sangat tinggi.
"Mari kita bersama menjaga lingkungan kita agar tetap aman dan terjaga dari terjadinya karhutla," tutupnya.
(Red/Rezha LDD)










