Diterpa Kemarau Ekstrem dan Karhutla, Paguyuban Jateng-DIY Raja Ampat Gelar Salat Istisqa

By B 03 Okt 2026, 12:10:18 WIB Daerah
Diterpa Kemarau Ekstrem dan Karhutla, Paguyuban Jateng-DIY Raja Ampat Gelar Salat Istisqa

Raja Ampat, - Menghadapi situasi kemarau panjang yang memicu bencana kekeringan dan kebakaran di berbagai titik, Paguyuban Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY) menggelar shalat Istisqa di halaman Masjid Agung Nurul Yaqin, Kota Waisai, Sabtu (3/10/2026). 

Agenda religi ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan. Selain itu, tampak hadir pula Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Raja Ampat, personel Polres Raja Ampat, serta prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) 763/Sanetia Buerama Pajala (atau perwakilan satuan TNI setempat). Kehadiran jajaran pemerintahan, TNI, dan Polri ini membaur bersama segenap pengurus, anggota paguyuban Jateng-DIY, serta 300 masyarakat muslim Kota Waisai.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan shalat dan doa bersama ini adalah Ustaz Ahmadi, Ketua Baznas Kabupaten Raja Ampat.

Baca Lainnya :

Dalam khotbahnya, Ustaz Ahmadi menegaskan bahwa shalat Istisqa ini merupakan ikhtiar batiniah umat Muslim untuk mengetuk pintu rahmat Allah SWT. Melalui doa bersama ini, masyarakat berharap hujan bisa segera membasahi bumi Raja Ampat guna mengakhiri dampak kemarau ekstrem yang belakangan memicu rentetan musibah kebakaran di wilayah tersebut.

"Salat Istisqa ini adalah momentum kita untuk berserah diri dan mengetuk pintu rahmat Allah SWT. Kita sama-sama berdoa agar hujan segera membasahi bumi Raja Ampat dan menyudahi rentetan musibah yang terjadi," ujar Ustaz Ahmadi dalam khotbahnya.

Wilayah kepulauan Raja Ampat belakangan ini memang tengah diuji oleh cuaca ekstrem. Kemarau panjang tidak hanya membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih, tetapi juga memicu kemunculan titik-titik api (hotspot) yang membakar kawasan hutan dan lahan di berbagai titik.

Melalui gelombang doa dan pelaksanaan salat Istisqa ini, masyarakat dan pemerintah daerah berharap hujan bisa segera turun untuk memadamkan bara api, memulihkan sumber air, serta mengembalikan kesejukan di tanah Raja Ampat.

(Red/Rezha LDD) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment