Perkuat Kolaborasi, Korlantas Polri dan Jasa Marga Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penanganan ODOL

Jakarta, - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Wibowo bersama Pejabat Utama (PJU) Korlantas Polri menerima audiensi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono beserta jajaran Direksi di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Senin (03/08/2026). Pertemuan tersebut membahas koordinasi tata kelola lalu lintas, persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), implementasi kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL), hingga akselerasi integrasi teknologi operasional di lajur tol.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo mengatakan kolaborasi Korlantas Polri dan Jasa Marga perlu terus diperkuat, terutama dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada momentum libur nasional seperti Operasi Lilin atau Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Dua potensi libur besar ini tentunya akan memunculkan pergerakan masyarakat yang juga pasti akan meningkat, khususnya di jalur-jalur wisata,” ujar Irjen Pol. Wibowo.
Baca Lainnya :
- Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Kibarkan Merah Putih Sambut HUT ke-81 RI0
- Kapolda Kalteng Ajak Masyarakat Waspadai Dampak El Nino dan Cegah Karhutla0
- Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan0
- Sinergi Ulama-Polri: Kapolda Jabar dan Ribuan Jamaah Hadiri Haul Sesepuh Pondok Buntet Pesantren 2020
- Dirsamapta Polda Kalteng Turun Langsung Motivasi Personel Padamkan Karhutla di Sebangau0
Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol. Wibowo juga meminta pembaruan informasi terkini mengenai progres pembangunan serta kesiapan operasional jalan tol baru, khususnya ruas di wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta, serta akses pendukung di Jawa Timur. Kehadiran jaringan tol baru tersebut diproyeksikan efektif memecah konsentrasi kepadatan kendaraan, termasuk mempermudah arus distribusi menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Selain kesiapan Nataru, fokus pembahasan juga tertuju pada rencana penerapan kebijakan Zero ODOL yang ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun depan. Irjen Pol. Wibowo menyampaikan bahwa penanganan kendaraan ODOL harus mempertimbangkan keseimbangan ekonomi masyarakat dan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum di hilir.
Penyelesaian masalah dari sektor hulu, seperti keterlibatan sisi pengusaha dan transporter juga menjadi kunci agar kebijakan ini memberikan hasil yang efektif dan tidak menimbulkan dampak kontraproduktif di lapangan.
“Korlantas kan selalu bekerja di hilir. Pekerjaan hulu sangat berdampak pada pekerjaan hilir. Kalau semuanya dilempar ke hilir, tanpa ada pertimbangan yang cukup matang malah nanti hasilnya akan kontraproduktif dengan yang diinginkan,” ujar Irjen Pol. Wibowo.
Sebagai bagian dari solusi teknis, Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan berat melalui optimalisasi teknologi deteksi dini. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan kendaraan ODOL berisiko terhadap keselamatan dan mempercepat kerusakan struktur jalan tol. Untuk mendukung kebijakan Zero ODOL, Jasa Marga menambah fasilitas Weigh In Motion (WIM) dari 2 titik menjadi 8 titik. Fasilitas ini terintegrasi dengan kamera pengawas dan teknologi Light Detection and Ranging (LIDAR) untuk mendeteksi berat dan dimensi kendaraan secara real-time. Data tersebut kemudian disinkronkan langsung ke sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Korlantas Polri.
Jasa Marga juga mendorong integrasi data digital melalui aplikasi Travoy yang dilengkapi teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Data RFID ini akan diselaraskan dengan data Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri serta data uji berkala Kementerian Perhubungan untuk memperkuat pemantauan dan pengawasan kelaikan kendaraan angkutan barang.
“Penguatan sistem juga dilakukan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang siap dimanfaatkan bersama di titik-titik krusial. Integrasi command center ini diharapkan mempercepat respons penanganan insiden dan memperkuat koordinasi lintas sektor,” ujar Rivan.
Seluruh inovasi digital dan infrastruktur tersebut bertujuan menciptakan kenyamanan dan keselamatan mobilitas masyarakat, khususnya dalam menghadapi kepadatan Nataru.
“Kolaborasi dan pemanfaatan sistem data bersama ini menjadi kunci. Jasa Marga dan Korlantas Polri memiliki tugas yang saling terkait dalam menjamin kelancaran dan keselamatan di jalan tol,” tutup Rivan.
Kerja sama ini menegaskan komitmen berkelanjutan Korlantas Polri dan Jasa Marga dalam menghadirkan sistem pelayanan jalan tol nasional yang aman, lancar, modern, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jalan.
(Red/Rezha LDD)










