Polda Jabar Selidiki Dugaan Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, 11 Saksi Diperiksa

Purwakarta, – Polda Jawa Barat bersama Polres Purwakarta bergerak cepat menerjunkan tim penyidik guna membongkar teka-teki penemuan jasad seorang petugas satuan pengamanan (satpam) di kawasan Bendungan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kedua tangan terikat, sehingga kepolisian menduga kuat adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa maut tersebut.
Upaya penanganan perkara dilakukan secara intensif dengan mengedepankan pembuktian ilmiah (scientific crime investigation). Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani proses autopsi medis untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengonfirmasi bahwa kepolisian terus mengumpulkan alat bukti krusial serta memperketat penyelidikan di lapangan guna menyibak fakta di balik kejadian memprihatinkan ini.
Baca Lainnya :
- Polda Kalteng Ajak Masyarakat Doa Bersama Memohon Turunnya Hujan0
- Bentengi Paskibra Raja Ampat dari Radikalisme Digital, Satgaswil Papua Barat Densus 88 Gelar Sosiali0
- Kapolda Jambi Hadiri Pembukaan Munas BEM SI XIX Tahun 2026, Dukung Mahasiswa Lahirkan Gagasan Konstr0
- Polda Jabar Bongkar Investasi Bodong Rp4 Miliar, Pelaku Ubah Uang Korban Jadi Kripto0
- Kapolda Kalteng Ingatkan Sanksi Pidana Pembakaran Lahan0
“Kondisinya cukup memprihatinkan karena dalam keadaan terikat tangannya. Saat ini masih kita selidiki apakah ini merupakan dugaan pembunuhan. Korban sudah kita evakuasi dan hasil autopsi juga menyatakan yang bersangkutan telah meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Senin (27/7/2026).
Dalam proses pengungkapan kasus di wilayah Purwakarta ini, jajaran Polres Purwakarta yang didukung penuh oleh penyidik Polda Jawa Barat telah memeriksa sedikitnya 11 orang saksi. Pihak kepolisian juga menyita dan menganalisis secara mendalam sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi sekitar guna merangkai kronologi peristiwa sebelum dan sesudah korban ditemukan.
“Ada kurang lebih 11 saksi yang sudah diperiksa oleh Polres Purwakarta. Tujuannya untuk mencari keterangan sebelum kejadian maupun pascakejadian. Kami juga sudah mendapatkan beberapa rekaman CCTV yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,” jelas Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Menanggapi berbagai spekulasi dan narasi liar di media sosial yang mengaitkan insiden ini dengan aktivitas kelompok sepeda motor tertentu, Polda Jawa Barat mengimbau publik agar tetap tenang serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum proses hukum selesai. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk memproses perkara secara objektif, transparan, dan terukur.
“Kami masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Sebelum bukti permulaan cukup kuat, kami belum dapat menyimpulkan ataupun menetapkan pihak tertentu sebagai tersangka. Kami terus membantu Polres Purwakarta agar kasus ini dapat diungkap secara tuntas,” tegas Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Langkah cepat dan profesional yang ditunjukkan oleh Polda Jawa Barat dan Polres Purwakarta ini menjadi wujud nyata komitmen kepolisian dalam mengawal keadilan bagi korban, menegakkan hukum secara tegas, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat.
(Bidhumas)





.jpg)




