Ketulusan Doa ART Penopang Keluarga yang Akhirnya Menginjakkan Kaki di Tanah Suci Umroh Lewat Progra

By B 07 Sep 2026, 22:28:48 WIB Daerah
Ketulusan Doa ART Penopang Keluarga yang Akhirnya Menginjakkan Kaki di Tanah Suci Umroh Lewat Progra

Madinah, — Raut wajah bahagia dan penuh rasa syukur tak bisa disembunyikan dari Heni Yawati (58), atau yang akrab disapa Bi Heni. Asisten Rumah Tangga (ART) asal Kampung Pisang, Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor ini akhirnya bisa mewujudkan impian puluhan tahunnya untuk melihat Ka'bah di Mekkah dan berziarah ke Masjid Nabawi, Madinah.

​Perempuan kelahiran 17 Agustus 1968 yang juga menjadi tulang punggung keluarga ini harus berjuang keras sejak kecil untuk menafkahi adik-adiknya, serta merawat sang suami yang mengidap batu ginjal dan rutin menjalani cuci darah. Di tengah himpitan ekonomi, kerinduan Bi Heni ke Tanah Suci kerap dipandang sebelah mata.

​"Alhamdulillah dulu saya puasa Senin-Kamis dan sholat tahajud. Suami pernah bertanya, 'Kamu rajin sholat minta apa?' Saya jawab, 'Sebelum meninggal pengin lihat Mekkah.' Suami bilang jangan tinggi-tinggi mimpinya, mau jual apa? Tapi alhamdulillah, sekarang dikabulkan Allah melalui tangan Pak Kapolri," kenang Bi Heni haru saat berada di Madinah, Senin (7/9/2026).

Baca Lainnya :

​Impian Bi Heni terwujud melalui Program Umroh Presisi yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (Indonesian Police Fans Community). Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

​Dengan suara bergetar, Bi Heni menyampaikan apresiasinya secara langsung dari Tanah Suci.
​"Pak Kapolri, terima kasih banyak-banyak ya. Makasih sudah umrohin Bibi. Bibi sampai ke sini dengan lancar tanpa kendala. Semoga Allah SWT yang membalas semua kebaikan Pak Kapolri," tuturnya.

​Ketua Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (Indonesian Police Fans Community), Zandre Badak, menegaskan bahwa seluruh keberangkatan Bi Heni ditanggung penuh, mulai dari pembuatan paspor, vaksin meningitis, vaksin polio, hingga uang saku.

​Kisah haru Bi Heni yang sempat viral di media nasional juga mengetuk hati Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, yang turut memberikan perhatian khusus dan tambahan tali kasih untuk bekal ibadahnya.

​Zandre juga menepis tuduhan netizen terkait sumber dana program-program sosial yang digagas oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

​"Banyak netizen bertanya pakai uang APBN atau bukan. Saya tegaskan di sini, baik Program Bedah Rumah, Umroh Gratis Presisi, Ziarah Holyland Presisi, hingga Pembangunan Mushola Presisi, semuanya murni menggunakan uang pribadi Bapak Kapolri. Sama sekali tidak menggunakan uang negara," tegas Zandre.

​"Saya saksi hidup yang menyaksikan kepedulian beliau. Sudah tidak terhitung masyarakat maupun anggota Polri yang dibantu. Sangat pantas jika Ust. Zaini dan Bu Itoh menyebut Pak Kapolri sebagai 'Malaikat Penolong' yang hadir untuk mereka," pungkasnya.

(Red/Ir)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment